Selasa, 15 Maret 2011

ALL about WORM COMPUTER


Sejarah dan Asal Mula Worm Komputer

Gagasan worm dan virus berawal pada tahun 1949, saat seorang founder Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), John Von Newman, memaparkan dalam sebuah papernya yang berjudul "Theory and Organization of Complicated Automata", dibahas suatu kemungkinan bahwa suatu program dapat melakukan penyebaran dengan sendirinya. Kemudian pada tahun 1960-an, para peneliti AT&Bell Laboratory mehttp://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2322161031241753829mbuat semacam permainan dengan menciptakan suatu program yang dapat memusnahkan program ciptaan lawan, dan mampu bertahan terhadap serangan program lawan lainnya. Pada akhirnya si-pemenang adalah pemilik program yang tersisa paling banyak. Para peneliti sadar akan bahaya program tersebut, maka setiap selesai permainan program tersebut selalu dimusnahkan.

Cikal bakal program worm pertama kali dibuat oleh Bob Thomas pada tahun 1971. Program ini merupakan solusi dari kebutuhan system kendali lalu lintas udara. Program ini akan membantu mengingatkan operator apabila pengendalian suatu pesawat udara berpindah dari satu komputer ke komputer lainnya. Sesungguhnya program yang disebut "creeper" ini hanya berpindah dari layar ke layar pada jaringan, dengan menampilkan pesan "I’m creeper! Catch me if you can!". Tetapi program creeper tidak mereproduksi dirinya sendiri, hingga beberapa programmer lain mencoba membuat program serupa, tetapi gagasan tersebut berangsur- angsur hilang dalam beberapa bulan kemudian.

Istilah "virus" mungkin sudah tidak asing terdengar, dapat dikatakan hampir setiap orang yang mengenal komputer juga mengenal istilah ini, sementara istilah "worm" tidak begitu dikenal, padahal istilah ini diciptakan oleh John Shoch dan Jon Hupp di Xerox PARC (Palo Alto Research Centre) pada tahun 1979 sebelum istilah virus computer dipublikasikan. Istilah worm ini ternyata diilhami oleh suatu program "tapeworm" (cacing pita) dalam sebuah novel fiksi ilmiah karangan John Brunner yang berjudul "The Shockwave Rider", yang mengisahkan suatu pemerintahan totaliter yang mengendalikan warga negaranya melalui suatu jaringan komputer. Untuk memerangi hal itu akhirnya seorang pahlawan dalam novel tersebut kemudian memenuhi jaringan dengan suatu program yang disebut "tapeworm" sehingga memaksa mematikan jaringan computer yang secara otomatis juga menghilangkan kendali pemerintah terhadap warga negaranya.

Kemudian diawal tahun 1980 John Shoch dan Jon Hupp mengadakan sebuah penelitian dengan mengembangkan lima buah program worm, masing-masing worm dibuat dengan tujuan tertentu yang membantu jaringan disekitarnya. Beberapa worm terlihat sederhana, seperti worm "town crier" yang bertugas memasuki jaringan hanya untuk menampilkan pengumuman. Worm lainnya terlihat lebih kompleks dan pintar, seperti worm "vampire". Worm ini tidak akan melakukan kegiatan pada siang harinya, tetapi saat malam hari worm akan melakukan suatu kegiatan tertentu yang telah terprogram sebelumnya, ini berguna untuk memanfaatkan computer yang tidak bekerja pada malam hari dengan memberikan tugas yang kompleks dan memerlukan daya proses yang lebih. Saat fajar, worm akan menghentikan pekerjaannya dengan terlebih dahulu menyimpan seluruh pekerjaan yang dilakukannya malam itu dan menunggu sore berikutnya. Walau bagaimanapun, walaupun program ini berguna tapi disadari bahwa program ini juga akan sangat berbahaya apabila salah digunakan. Hal ini terbukti saat sebuah worm mengalami malfungsi pada suatu malam dan keesokan harinya para pekerja menemukan seluruh komputer yang ada pada jaringan tersebut mengalami crash (suatu kerusakan dimana system output dan input tidak berfungsi). Lebih dari itu saat komputer dihidupkan kembali, worm malfungsi tersebut kembali membuat komputer crash. Pada akhirnya dibuat semacam vaksin untuk mencegah worm tersebut, dan mulai saat itu penelitian terhadap worm tersebut ditutup untuk umum. sentraBLOG
Cacing komputer (Inggris: worm) dalam keamanan komputer, adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.

Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistem komputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik. Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi. Beberapa worm, juga dapat mencakup kode-kode virus yang dapat merusak berkas, mencuri dokumen, e-mail, atau melakukan hal lainnya yang merusak, atau hanya menjadikan sistem terinfeksi tidak berguna.

Beberapa contoh dari worm adalah sebagai berikut:

• ADMw0rm: Worm yang dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain (BIND), dengan melakukan buffer-overflow.

• Code Red: Worm yang dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS) versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan buffer-overflow.

• LoveLetter: Worm yang menyebar dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar dalam Address Book Microsoft Outlook Express/daftar kontak dalam Microsoft Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).

• Nimda

• SQL-Slammer


Worm dengan tujuan baik
Bermula dari penelitian pertama tentang worm di laboratorium XEROX PARC, telah muncul beberapa usaha untuk menciptakan worm yang berguna. Varian Nachi worm sebagai contoh, mencoba untuk mendownload dan melakukan instalasi patch dari website Microsoft untuk memperbaiki kelemahan pada system host yang ditempati – dengan memanfaatkan kelemahan tersebut untuk measuk ke dalam system, dan kemudian memperbaikinya dengan patch. Dalam prakteknya, meskipun langkah ini telah dibuat tidakberbahaya, tapi worm ini memakai lalu lintas jaringan, melakukan re-boot mesin pada saat patching, dan bekerja tanpa sepengetahan pengguna.
Mayoritas pakar keamanan menggangap worm sebagai malware, tanpa melihat payload atau tujuan pembuat.
Pencegahan
Worm menyebar dengan mengeksploitasi kelemahan system operasi. Semua vendor berusaha menyediakan update keamanan secara berkala, dan jika patch/update ini diinstall pada sebuah mesin, maka kecenderungan penyebaran worm pada mesin ini dapat ditangkal. Jika vendor mengetahui kelamahan pada system dan belum mengeluarkan update, bukan tidak mungkin ‘zero day exploit’ (eksploitais pada hari yang sama vendor mengumumkan kelemahan (bug)). Tapi hal tersebut jarang terjadi.

Kamis, 03 Maret 2011

di Ruang Dahlia

"mbak, sebenarnya ibuk pengen banget bisa nganterin mbak sampai kuliah, menikah, punya cucu.. Tapi rasanya kok ngak mungkin. Sekarang ibuk sakit.. ibuk sebenarnya pengen sembuh, tapi kok ibuk merasa putus asa.."
Kalimat ibukku saat dia sakit dulu.. Perasaannya yang merasa ngak mungkin untuk sembuh,, untuk hidup ternyata benar tidak mungkin. Kenyataan yang memang harus terjadi. 

Saat detik-detik terakhir beliau meninggal, waktu itu ada di RSUD GENTENG WETAN Paviliun Rengganis Ruang Dahlia. Sebelum ibu drop, menit-menit saat ibuku setengah sadar, satu kalimat yang keluar dari bibirnya untukku, "tidak apa-apa". Apa maksudnya ? belum sempat aku tanya, ibu sudah ngak sadar, setelah sebelumnya dia sempat meminta mukena untuk sholat.
Kalau ingat gerakan sholatnya waktu itu, sambil berbaring kulihat tangan-tangannya dengan sekuat tenaga diangkat dan disandarkan diperutnya.  Sholat isyak yang seharusnya 4 rakaat  hanya mampu ia kerjakan 2 rakaat saja. Mungkin saja saat itu pikirannya sudah tidak bisa lagi mengingat berapa rakaat yang harus dia kerjakan. Atau mungkin saja tangan-tangannya sudah tidak kuat diangkat untuk rakaat-rakaat selanjutnya.Ibuk, saat tubuhmu lemah kau masih ingat dan ingin sholat.
Setelah sholat ia kerjakan, ibu sudah tidak bisa lagi merespon orang-orang disekitarnya saat itu. Matanya masih terbuka, semua memintanya untuk bicara tapi tidak bisa. Tapi saat aku membisikkan kata Allah di telinganya, ibu menirukan kata yang aku sebutkan tersebut. Allah, mungkin hanya Dirimu yang mampu diingat saat itu.
Beberapa jam kemudian, dia tertidur. Saat itu matanya sudah tak dapat lagi dibuka. Tertidur selama 4 hari. Selama 4 hari pula yang hanya dilakukannya hanya bernafas. Matanya terbuka hanya saat tertentu saja.Beberapa selang menempel ditubuhnya.. aku masih percaya diakan terbangun lagi dan sehat seperti sebelumnya. Menjalani hidup dan menemani masa depan ku.. lewat selang-selang itu, aku berharap keaajaibanNya akan segera terwujud. Aku selalu berharap keajaiban akan datang, meskipun saat itu banyak yang sudah berputus asa akan kesembuhan ibuku. Aku tetap berharap..
Namun semuanya berakhir menjadi sebuah harapan yang tidak terwujud,, Kamis, Malam Jum’at pukul 20.15, kenyataan ini datang.. kaki ibuku terasa sangat dingin wajahnya terlihat cerah dan lebih cantik dari biasanya, semua orang panik.  Sampai kemudian harus kuterima perawat-perawat rumah sakit melepas satu persatu selang yang menempel pada tubuh ibu. Dan menutup tubuh ibuku dengan kain.. ibuku meninggal..innalillahi wainnailai roji’un..